AUTHORSHIP CRITERIA (KRITERIA KEPENGARANGAN)
Jurnal Nizhamiyah menetapkan kriteria kepengarangan untuk memastikan bahwa setiap individu yang dicantumkan sebagai penulis memberikan kontribusi ilmiah yang substansial dan bertanggung jawab atas integritas karya yang dipublikasikan. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh naskah yang diajukan ke Jurnal Nizhamiyah dalam bidang Pendidikan Dasar.
1. Kriteria Kepengarangan
Setiap individu yang dicantumkan sebagai penulis harus memenuhi seluruh kriteria berikut:
- Memberikan kontribusi substansial terhadap konsepsi atau desain penelitian, pengumpulan data, analisis atau interpretasi data, maupun pengembangan produk atau instrumen penelitian yang relevan.
- Terlibat dalam penyusunan naskah atau penelaahan kritis terhadap substansi intelektual yang penting.
- Memberikan persetujuan akhir terhadap versi naskah yang akan dipublikasikan.
- Bersedia bertanggung jawab atas seluruh aspek karya ilmiah, termasuk memastikan bahwa pertanyaan mengenai keakuratan atau integritas penelitian dapat ditelusuri dan diselesaikan secara tepat.
Keempat kriteria tersebut harus dipenuhi secara bersamaan. Individu yang telah memberikan kontribusi substansial terhadap penelitian harus memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi dalam penelaahan dan persetujuan akhir naskah.
2. Pernyataan Kontribusi Penulis
Setiap penulis wajib menyatakan kontribusi ilmiahnya secara transparan. Jurnal Nizhamiyah mendorong penggunaan Contributor Roles Taxonomy (CRediT) untuk mengidentifikasi peran masing-masing penulis.
Kontribusi dapat meliputi konseptualisasi, metodologi, investigasi, pengembangan instrumen, analisis formal, pengelolaan data, visualisasi, penulisan draf awal, peninjauan dan penyuntingan naskah, supervisi, serta pengelolaan proyek.
Dalam penelitian Pendidikan Dasar, kontribusi juga dapat mencakup perancangan pembelajaran, pengembangan bahan ajar, validasi instrumen, pelaksanaan penelitian di sekolah, analisis hasil belajar peserta didik, dan interpretasi temuan untuk pengembangan praktik pendidikan.
Pernyataan kontribusi tidak menggantikan kewajiban memenuhi seluruh kriteria kepengarangan.
3. Urutan dan Perubahan Penulis
Urutan penulis ditentukan berdasarkan kesepakatan seluruh penulis dengan mempertimbangkan kontribusi ilmiah masing-masing. Kesepakatan sebaiknya ditetapkan sebelum naskah dikirimkan ke jurnal.
Setiap penambahan, penghapusan, atau perubahan urutan penulis setelah pengiriman naskah harus disertai alasan yang jelas dan persetujuan tertulis dari seluruh penulis terkait, termasuk individu yang ditambahkan atau dihapus. Perubahan tersebut memerlukan persetujuan editor.
Apabila terjadi sengketa kepengarangan yang tidak dapat diselesaikan oleh para penulis, editor dapat meminta klarifikasi atau merujuk persoalan kepada institusi terkait sesuai dengan prosedur yang berlaku.
4. Kontributor Non-Penulis
Individu yang memberikan dukungan administratif, bantuan teknis, pendanaan, fasilitasi akses ke sekolah, supervisi umum, atau penyuntingan bahasa tanpa memenuhi seluruh kriteria kepengarangan tidak dapat secara otomatis dicantumkan sebagai penulis.
Kontribusi tersebut dapat dicantumkan dalam bagian Acknowledgments (Ucapan Terima Kasih) dengan menjelaskan bentuk kontribusinya dan memperoleh persetujuan dari individu yang bersangkutan.
Pemberian izin penelitian atau akses ke sekolah semata tidak dengan sendirinya memenuhi kriteria kepengarangan.
5. Etika Kepengarangan
Jurnal Nizhamiyah melarang praktik kepengarangan yang tidak etis, termasuk:
- Gift authorship: mencantumkan nama individu yang tidak memenuhi kriteria kepengarangan sebagai bentuk pemberian kehormatan atau balas jasa.
- Guest authorship: mencantumkan individu yang tidak memberikan kontribusi ilmiah yang memenuhi syarat untuk meningkatkan kredibilitas naskah.
- Ghost authorship: tidak mencantumkan individu yang memenuhi kriteria kepengarangan atau menyembunyikan kontribusi ilmiah yang seharusnya diungkapkan.
Seluruh penulis bertanggung jawab atas orisinalitas, keakuratan, transparansi, dan integritas ilmiah naskah. Penulis juga wajib mengungkapkan konflik kepentingan yang relevan dan mematuhi kebijakan etika penelitian serta publikasi jurnal.
6. Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Kepengarangan
Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), termasuk model bahasa generatif, tidak dapat dicantumkan sebagai penulis atau penulis bersama karena tidak dapat mengambil tanggung jawab akademik dan etis atas suatu publikasi.
Penggunaan AI dalam penyusunan naskah, analisis data, penerjemahan, pengembangan bahan ajar, atau pembuatan ilustrasi harus mengikuti kebijakan AI Jurnal Nizhamiyah. Penggunaan tersebut wajib diungkapkan apabila disyaratkan oleh kebijakan jurnal.
Penulis manusia tetap bertanggung jawab untuk memverifikasi keakuratan informasi, validitas referensi, ketepatan analisis, dan integritas seluruh isi naskah yang dibantu oleh AI.
7. Penegakan Kebijakan
Dugaan pelanggaran kriteria kepengarangan akan diperiksa oleh dewan editor berdasarkan bukti yang tersedia, klarifikasi dari pihak terkait, dan prinsip etika publikasi ilmiah.
Apabila ditemukan pelanggaran, jurnal dapat meminta perbaikan pernyataan kepengarangan, menunda proses editorial, menolak naskah, atau mengambil tindakan lain yang sesuai dengan tingkat pelanggaran dan kebijakan jurnal.
Kebijakan ini mengacu pada prinsip kepengarangan ICMJE, taksonomi kontribusi CRediT, dan pedoman etika publikasi COPE.



