MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN BELAJAR DALAM UPAYA PENINGKATAN PROSES PEMBELAJARAN

Ali Nurdin

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan gambaran secara jelas mengenai hubungan motivasi kerja dan lingkungan belajar terhadap proses pembelajaran di sekolah. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui analisis korelasi dan analisis regresi. Penelitian dilakukan di Sekolah Menengah Pertama di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrument (angket) berkaitan dengan motivasi kerja, lingkungan belajar dan proses pembelajaran. Penelitian ini mendapati bahwa motivasi kerja memiliki hubungan positif terhadap proses pembelajaran di sekolah, begitu pula dengan lingkungan belajar yang memiliki hubungan positif terhadap proses pembelajaran di sekolah, dengan demikian maka perbaikan dan peningkatan kualitas proses pembelajaran dapat dilakukan dengan adanya perhatian terhadap motivasi kerja serta penciptaan lingkungan belajar yang baik di sekolah.

Full Text:

PDF

References


Anwar Prabu Mangkunegara. (2005). Sumber Daya Manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya: Bandung

Budiawati, J (2017). Iklim, Kepuasan, dan Motivasi Kerja Guru Di Sekolah Dasar Bpk Penabur. Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIV No.1. 36-46.

Cece Wijaya dan Rusyam, A.T (1992). Kemampuan dasar guru dalam proses belajar-mengajar. Bandung : Remaja Rosdakarya

Danim, Sudarwan. (2012). Motivasi Kepemimpinan dan Efektivitas Kelompok. Jakarta : Rineka Cipta.

Djamarah. S. B, Zain. A. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta

Duffy and Roehler. (1989). Improving Classroom Reading Instruction. New York: Radom Hause.

Hamalik, Oemar. (2004). Proses Belajar Mengajar. Jakarta Bumi Aksara.

Hariani, M dan Noeng Muhadjir. (1980). EvaluasiKemampuanMengajar.Jakarta : P-3G Dikbud.

Hasan Iqbal.(2003). Pokok-Pokok Materi Statistik 1. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Hasibuan, (2010) Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: Bumi Aksara

Hasibuan, Malayu S.P. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Hasibuan, Malayu S.P., (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

http://eprints.uny.ac.id/8120/3/BAB%202-06208241034.pdfdi Akses Tanggal 30 Agustus 2018.

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (1995). Social Interdependence - Cooperative Learning in Education. In B. Bunker & J. Z. Rubin (Eds.), Conflict, Cooperation, and Justice (pp. 205-251). San Francisco: Jossey-Bass Publishers.

Karwati, Euis dan Joni Priansa, Donni. (2013). Kinerja danProfesionalisme KepalaSekolah Membangun Sekolah Yang Bermutu. Bandung: Alfabeta.

Manullang,M. (2005) Dasar-dasar Manajemen. Bandung:Cita Pustaka

Mashlow, A.H. (1947). Theory of Human Motivation. [Online]. Diakses dari http://citeseerx.ist.psu. Eduviewdoc/download?doi =10.1.1.318.2317& rep=rep1&typ e=pdf.

Mathis, Robert. L &Jackson John. H. (2001). Manajemen sumber daya manusia, Jakarta: Salemba Empat.

McMillan, J.H. and Schumacher, S. (2001). Research in Education. New York: Longman, Inc.

Muchlas. (2005). Perilaku Organisasi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Mulyasa, E. (2007). Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Pratisto, A. (2009), Statistik menjadi mudah dengan SPSS 17. Jakarta: Elex. Media. Computindo.

Purwanto, Ngalim. (2011). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Bandung

Robbins SP, dan Judge, (2007) Perilaku Organisasi, Jakarta: Salemba Empat

Rooijakkers, Ad. (1991). Mengajar dengan Sukses: Petunjuk Untuk Merencanakan dan Menyampaikan Pengajaran. Jakarta: Presindo.

Rustaman, N.(2001). Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Bandung: Imperial Bhakti Utama

Ryan and Deci, (2000). “Intrinsic and Extrinsic Motivations: Classic Definitions and New Directions”. Contemporary Educational Psychology 25. page 54-67. http://mmrg.pbworks.com/f/Ryan,+D eci+00.pdf.

Santoso Singgih, (2002)Statistik Parametrik, Cetakan Ketiga, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Saroni, Muhammad. (2006). Manajemen Sekolah: Kiat Menjadi Pendidik yang Kompeten. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Shahril @ Charil Marzuki (1997). Kajian Sekolah Berkesan Di Malaysia: Model Lima Faktor. Fakulti Pendidikan, Malaysia: Universiti Kebangsaan Malaysia.

Sidi, Indra Djati.(2005). Menuju Masyarakat Belajar. Jakarta : Paramadina

Singarimbun, Masri dan Sofian Effendi. (1989). Metode Penelitian Survey. Jakarta: LP3ES.

Siswanto. (2008). Manajemen Tenaga Kerja Indonesia Pendekatan Administratif dan Operasional. Jakarta: Bumi Aksara.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta. Jakarta

Sudjana. D (2000). Metode dan Teknik Pembelajaran Partisipatif. Bandung : Falah Production

Sugiarto dkk. (2003). Teknik Sampling. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono. (1998). Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Supriyadi.D. (1999). Mengangkat Citra dan Martabat Guru. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.

Syaiful Bahri Djamarah, (2010) Guru dan Anak Didik, Jakarta: Rineka Cipta

Triatna, C. (2008). Perilaku Organisasi Dalam Pendidikan.Bandung: Remaja Rosdakarya

Undang-undang RI nomor 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

Uno, Hamzah B. (2008). Teori Motivasidan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Uno, Hamzah, B. (2011). Teori Motivasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Wahjosumidjo.(2001). Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jakarta: Rajagrafindo Persada

Winkel,W.S. (1991). Bimbingan dan Konseling Di Sekolah Menengah (cetakan VII). Jakarta : Grasindo.

Wursanto, Ig. (2006). Manajemen Kepegawaian 1. Yogyakarta: Kanisius.




DOI: http://dx.doi.org/10.30829/tar.v25i2.367

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY

 

Creative Commons License

Jurnal Tarbiyah by UIN Sumatera Utara Medan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/tarbiyah.
Permissions beyond the scope of this license may be available at http://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/tarbiyah/about/submissions#copyrightNotice.