METODE PERUMPAMAAN DALAM PRAKTIK MENGAJAR RASULULLAH

Junaidi Arsyad

Abstract


Salah satu sarana efektif dalam mendidik antara lain melalui metode perumpamaan yang dalam keseharian dikenal dengan istilah amsal atau tamsil, yaitu memanfaatkan perumpamaan atau tamsil tertentu untuk memberikan pengajaran. Metode amṡal ini kerap kali di pergunakan Rasulullah dalam pendidikannya kepada para sahabatnya. Melalui metode amṡal ini, peserta didik akan mudah tersentuh jiwanya dan membuatnya lebih mudah terpengaruh, lebih meresap dan lebih lama bertahan. Dari beberapa literatur Islam, ditemukan banyak sekali perumpamaan. Seperti, mengumpamakan orang yang lemah laksana kupu-kupu, orang yang tinggi seperti jerapah, orang yang berani seperti singa, orang gemuk seperti gajah, orang kurus seperti tongkat, orang ikut-ikutan seperti beo, dan lain sebagainya. Para pendidik disarankan untuk mencari perumpamaan yang baik ketika berbicara dengan anak didik. Sebab, perumpamaan itu akan melekat pada pikirannya dan sulit dilupakan.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.30821/niz.v7i1.148

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXING