UPAYA GURU BK DALAM MEMINIMALISIR KEJENUHAN BELAJAR SISWA MELALUI LAYANAN KONSELING INDIVIDU PASCA PTM TERBATAS MASA PANDEMI COVID-19 DI MTs NEGERI 2 MEDAN

Rama Fadli

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru Bimbingan Konseling dalam meminimalisir kejenuhan belajar siswa melalui layanan konseling individu pasca PTM terbatas masa pandemi Covid-19 di MTs Negeri 2 Medan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru Bimbingan Konseling dan beberapa siswa yang mengalami kejenuhan belajar pasca PTM terbatas masa pandemi Covid-19 di MTs Negeri 2 Medan. Objeknya adalah upaya guru bimbingan konseling dalam meminimalisir kejenuhan belajar siswa melalui layanan konseling individu.

Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), serta penarikan kesimpulan dan verifikasi (counclusion drawing/verification).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kejenuhan (burnout) belajar siswa pasca PTM terbatas masa pandemi Covid-19 meliputi kelelahan emosi, kelelahan fisik, kelelahan kognitif serta kehilangan motivasi. Sedangkan faktor-faktor yang juga mempengaruhi meliputi faktor internal dan eksternal yang disebabkan oleh kecemasan, kondisi keluarga, suasana kegiatan belajar, serta peralian pembelajaran dari daring ke luring. Sedangkan upaya yang guru Bimbingan Konseling lakukan untuk meminimalisir kejenuhan belajar siswa melalui konseling individu menggunakan teknik relaksasi dan teknik counseling behavioral therapy (CBT), dengan menggunakan teknik ini siswa yang mengalami kejenuhan merasa terbantu meminimalisir kejenuhan dan kebosanan yang siswa rasakan saat mengikuti pembelajaran yang membosankan serta guru Bimbingan Konseling menerapkan layanan tambahan diluar konseling individu dengan layanan klasikal dengan menerapkan berbagai ice breaking yang menarik untuk meminimalisir kejenuhan belajar siswa di kalas, serta berkoordinasi kepada guru-guru mata pelajaran untuk membuat strategi pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan bagi siswa, agar pembelajaran pasca tatap muka terbatas masa pandemi Covid-19 dapat berjalan dengan efektif dan menyenangkan.

 

Kata Kunci : Guru BK, Kejenuhan Belajar, Konseling Individu, Covid-19


References


Afifuddin. (2012). Bimbingan dan Penyuluhan. Bandung: Pustaka Setia.

Agama, K. (2022). Al-Qur'an. Jakarta: Bidang Pengembangan Media dan Pustaka.

Agustina, P., Bahri, S., & Bakar, A. (2019). Analisis faktor penyebab terjadinya kejenuhan belajar pada siswa dan usaha guru BK untuk mengatasinya. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 4(1), 101.

Ampriyanto, Panidi (2021). “ Implementasi Layanan Konseling Individu Dengan Teknik Self Intruction Untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar Peserta Didik Kelas IX SMP Piri Jati Agung”. Undergraduate Thesis, Uin Raden Intan Lampung.

Amti, P. d. (1999). Dasar-Dasar Bimbingan Dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Fiah, R. F, (2015). Bimbingan dan Konseling di Sekolah, Bandar Lampung: LP2M IAIN Raden Intan Lampung.

Hakim, T. (2004). Belajar secara efektif. Jakarta: Pustaka Pembangunan Swadaya Nusantara.

Hartono. (2014). Penajaman Peran, Fungsi dan Tugas Guru Bimbingan dan Konselingsebagai Profesi Pendidik dalam Presfektif Global. Prosidang Seminar Nasional Pendidikan (pp. 99-108). Surabaya: Unesa University Press.

Lubis, S. A. (2011). Konseling Islami dan Kesehatan Mental. Bandung: Ciptapustaka Media Perintis.

Mailita, M. Nazir Basyir, D. A. (2016). Upaya Guru Bimbingan Konseling Dalam Menangani Kejenuhan Belajar Siswa Di Smp Negeri Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 1(2), 14–26.

Mendikbudristek. (2022). Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 (Empat) Menteri Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). SE Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan TeknologiNomor 2 Tahun 2022, 2–3.

Muna, N. R. (2013). Efektifitas Teknik Self Regulation Learning. 14(02), 57–78.

Putri, R. N. (2020). Indonesia dalam Menghadapi Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(2), 705. https://doi.org/10.33087/jiubj.v20i2.1010

Sari, P., Kholidin, F. I., & Edmawati, M. D. (2020). Tingkat Kejenuhan Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama di Kota Bandar Lampung. Journal of Guidance and Counseling Inspiration (JGCI), 01(01), 45–52.

Sugihartono. (2012). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.

Suryani, I, dkk. (2020). Pendidikan Madrasah Pada Masa Pandemi: Panduan Guru BK Melaksanakan Pelayanan Melalui Online, Medan: CV. Pusdikra Mitra Jaya.

Syafrina Nasution, H. d. (2019). Bimbingan Konseling "Konsep, Teori dan Aplikasinya". Medan: LPPPI Medan.

Syarqawi, A. (2019). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan (Ragam Pelayanan, Regulasi, Permasalahan Bimbingan dan Konseling di Sekolah). Medan: Perdana Publishing.

Tanjung, W. U., & Namora, D. (2022). Kreativitas Guru dalam Mengelola Kelas untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar Siswa di Madrasah Aliyah Negeri. 7(1). https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).9796

Tarmizi. (2018). Bimbingan Konseling Islam. Medan: Perdana Publishing.

Winkell, W. (1997). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Jakarta: Gramedia Widiasarama.




DOI: http://dx.doi.org/10.30829/mrs.v8i1.2255

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

===========================================================================================================

  Penghitung Bendera


NOMOR REGISTRASI ISSN LIPI:

   ISSN (cetak): 2656-2782           ISSN (online): 2720-9806

 

INDEKS BERDASARKAN :