Implementasi Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Pasca Pembelajaran Daring di SMA Swasta Esa Prakarsa
Abstract
Layanan bimbingan kelompok mampu meningkatkan kedisiplinan belajar siswa yang rendah pasca pembelajaran daring. Hal tersebut dapat dilihat dan ditunjukan dengan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi dari individu pada saat pelaksanaan layanan bimbingan kelompok. Adapun kesimpulan yang dapat disajikan adalah layanan bimbingan kelompok efektif dalam membantu meningkatkan kedisiplinan belajar siswa pasca pembelajaran daring di SMA Swasta Esa Prakarsa.
Layanan yang diberikan sudah berjalan dengan efektif dan lancar, hal tersebut dapat dilihat dari perubahan individu dalam proses layanan bimbingan kelompok bahwa terdapat peningkatan peserta didik dalam mentaati kedisiplinan belajar ditunjukan dengan perubahan sikap dan tingkah laku peserta didik yang mengikuti aturan dalam proses pembelajaran. Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dilaksanakan di ruangan laboratorium dan kadang di depan teras musholla sekolah secara klasikal dengan 3 kali pertemuan.
Faktor yang mempengaruhi kedisiplinan belajar siswa adalah karena faktor kebiasaan, contohnya bermain HP saat proses pembelajaran, peserta didik sudah tebiasa ketergantungan HP saat pembelajaran daring, sehingga saat proses pembelajaran pasca daring peserta didik masih kebiasaan ketergantungan menggunakan HP saat proses pembelajaran, dan misalkan guru menjelaskan materi di depan kelas, tetapi peserta didik sibuk sendiri menggunakan HP nya, sehingga guru yang menjelaskan di depan kelas tidak diperhatikan, selanjutnya peserta didik menjadi malas membaca buku karena selalu kebiasaan mencari semua tugasnya melalui internet.
Strategi guru BK dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa pasca pembelajaran daring adalah dengan memberikan layanan yang tepat untuk peserta didik yang dipantau sering tidak disiplin dalam proses pembelajaran tatap muka. Guru BK mengetahui disiplin atau tidaknya siswa saat proses pembelajaran yaitu dari guru mata pelajaran dan wali kelas, sehingga saat mengetahui rendahnya disiplin belajar siswa saat pembelajaran tatap muka, guru BK langsung mengambil tindakan. Maka guru BK melaksanakan layanan yang tepat untuk peserta didik yang rendah disiplin belajarnya pasca pembelajaran daring, misalnya pemberian layanan yang tepat yaitu layanan bimbingan kelompok.
DOI: http://dx.doi.org/10.30829/mrs.v7i1.1682
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
===========================================================================================================
NOMOR REGISTRASI ISSN LIPI:
ISSN (cetak): 2656-2782 ISSN (online): 2720-9806
INDEKS BERDASARKAN :





