EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PUSARAN DIGITAL: REKONSTRUKSI OBJEK DAN METODE PEMEROLEHAN PENGETAHUAN DI ERA POST-TRUTH
Abstract
Pengetahuan merupakan fondasi utama dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), namun era disrupsi digital dan kondisi post-truth telah menggoyahkan otoritas epistemologi tradisional. Artikel ini merekonstruksi objek dan metode pemerolehan pengetahuan dalam perspektif epistemologi PAI dengan menyoroti isu kontemporer seperti hoaks agama, otoritas keilmuan digital, serta radikalisme berbasis klaim kebenaran tunggal. Objek pengetahuan dalam PAI tidak hanya mencakup objek material (ayat qauliyyah, kauniyyah, dan realitas sosial) tetapi juga objek formal yang menekankan integrasi antara bayani, burhani, dan irfani. Metode pemerolehan pengetahuan direvisi dengan mengakomodasi literasi digital kritis, verifikasi sumber (tabayyun), serta etika algoritma. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan ini menemukan bahwa metode ilmiah modern perlu didialogkan dengan metode ijtihad, istinbath, dan tazkiyat al-nafs sebagai respons terhadap kompleksitas informasi digital. Pemahaman epistemologi PAI yang kontekstual menjadi kunci untuk membangun sikap moderat, anti-hoaks, dan berpikir kritis dalam bingkai tauhid.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abid al-Jabiri, M. (2021). Bunyat al-'Aql al-'Arabi: Takwin al-'Aql al-'Arabi. Beirut: Markaz Dirasat al-Wahdah al-'Arabiyyah.
Addzaky, K. U., Hasanah, U., & Darwin, Z. F. S. (2024). Developing wasathiyah epistemology: A literature-based study of moderate Islamic knowledge in the post-truth era. HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education, 4(2), 145–160. https://doi.org/10.14421/hjie.2024.42-05
Aflah, F., Burhanuddin, N., & Taufik, Z. (2025). Integration of digital technology in Islamic education to strengthen Muslim epistemology and human resources. IQRO: Journal of Islamic Education, 8(3), 211–228. https://doi.org/10.24256/iqro.v8i3.8667
Al-Aqsha, A. Q., Saputri, D. A., & Makruf, I. (2025). Fragmentasi otoritas keagamaan dalam konten media digital: Tantangan epistemologis bagi pembelajaran PAI. Mozaic: Islamic Studies Journal, 5(1), 55–72. https://doi.org/10.35719/mozaic.v5i01.2616
Al-Attas, S. M. N. (2019). Islam and secularism. ISTAC.
Al-Attas, S. M. N. (2020). Islam and Secularism. Kuala Lumpur: ISTAC.
Al-Ghazali, A. H. (2020). Mizan al-'amal (Tentang keseimbangan amal). Mizan.
Apriansyah, A., Hasanah, U., Fauzi, M., & Kalsum, N. U. (2025). Islam, teknologi, dan artificial intelligence: Tantangan epistemologi, etika digital, dan otoritas keagamaan dalam konteks pendidikan Islam. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 1120–1135. https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.44201
Azis, A. R., & Rusydiyah, E. F. (2025). Literasi digital dalam pendidikan Islam: Menavigasi tantangan dan peluang media sosial untuk pembelajaran agama. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 1–17.
Couldry, N., & Hepp, A. (2022). The Mediated Construction of Reality. Cambridge: Polity Press.
Fauzi, A., & Anwar, K. (2024). Digital literacy in Islamic education: Challenges and opportunities in the era of artificial intelligence. Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 45–61.
Ghazali, Z. (2025). Islamic knowledge ecology: Rekonstruksi ekologi pengetahuan Islam di era disinformasi digital melalui perspektif manajemen pengetahuan. Cross-Border Journal, 8(1), 45–60.
Handayani, R., Fauzan, A., & Kurniawan, M. (2025). Kecakapan digital dan literasi saintifik dalam perspektif epistemologi Islam. Jurnal Keislaman, 9(1), 66–82.
Hasanah, U., Rahman, F., & Putri, N. (2024). Religious misinformation and digital literacy among Muslim youth in Indonesia. Journal of Islamic Communication Studies, 8(2), 115–132.
Intania, N., Ruwandi, R., & Saerozi, S. (2025). Islamic education in the digital era: An integrative conceptual study of the Tech–Touch–Teach paradigm. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 15(1), 89–104. https://doi.org/10.30868/ei.v15i01.9627
McIntyre, L. (2018). Post-Truth. Cambridge: MIT Press.
McIntyre, L. (2018). Post-truth. MIT Press.
Mintasih, D., Sukiman, S., & Purnama, S. (2024). Integration of digital technology in Islamic religious education learning: Challenges and opportunities. Jurnal Pendidikan Islam, 13(2), 175–190.
Muhtar, F., & Manan, A. L. (2025). Islamic education in the digital era: Overcoming barriers and maximizing opportunities. Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 134–149. https://doi.org/10.32665/alulya.v10i2.4444
Nata, A. (2021). Epistemologi pendidikan Islam di era disrupsi. Rajawali Pers.
Nata, A. (2022). Filsafat Pendidikan Islam Kontemporer. Jakarta: Rajawali Pers.
Noor, M. (2021). Literasi digital dan otoritas keagamaan di Indonesia. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 17(2), 89-104.
Noor, M. (2022). Otoritas keagamaan dan media digital di Indonesia. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 18(2), 123–140.
Nurhavsyakh, R., Ramadhon, P., Herliani, D., & Sari, H. P. (2025). Ontologi dan epistemologi pendidikan agama Islam dalam menghadapi hoaks dan krisis literasi digital. QAZI: Journal of Islamic Studies, 2(2), 77–93. https://doi.org/10.61104/qz.v2i2.396
Pariser, E. (2021). The Filter Bubble: What the Internet Is Hiding from You. New York: Penguin Books.
Pratama, R. A., Rohfitta, N., Silpa, S., Sidiq, M. A., & Anwar, C. (2025). Integrasi literasi digital dalam pembelajaran PAI untuk menghadapi disinformasi keagamaan di era digital. Action Research Journal Indonesia, 8(2), 101–118. https://doi.org/10.61227/arji.v8i2.753
Pratiwi, H., Ningsih, N., Elisa, M., & Harahap, M. (2024). Literasi digital sebagai inovasi pembelajaran dalam pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam Muta'allimin, 4(1), 25–39. https://doi.org/10.25299/jpim.2024.19628
Rahim, A., Hidayat, T., & Suryani, N. (2024). Critical thinking and religious literacy in digital Islamic education. International Journal of Islamic Educational Research, 5(1), 77–93.
Rahman, M., & Aziz, H. (2023). Information overload and religious learning in digital society. Journal of Contemporary Islamic Studies, 11(3), 201–218.
Reksiana, R., Nurhayati, E., & Wahyudin, D. (2024). Digital extension of digital literacy competence for Islamic religious education teachers. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 21(2), 223–240.
Sari, D., & Hidayat, R. (2023). Social media, religious narratives, and radicalization among youth. Jurnal Komunikasi Islam, 14(2), 89–105.
Shihab, M. Q. (2019). Wawasan Al-Quran: Tafsir maudhu'i atas pelbagai persoalan umat. Mizan.
Suhratun, R., & Al-Athiriyah, N. (2025). Membaca ulang etika dakwah di era digital: Integrasi AI, literasi media, dan argumentasi keagamaan. Journal of Da'wah, 4(2), 201–218. https://doi.org/10.32939/jd.v4i2.6203
Suriasumantri, J. S. (2019). Filsafat ilmu: Sebuah pengantar populer. Pustaka Sinar Harapan.
Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
DOI: http://dx.doi.org/10.30829/pema.v5i1.5583
Refbacks
- There are currently no refbacks.
INDEXING
Jurnal Tarbiyah by UIN Sumatera Utara Medan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/pematarbiyah.
Permissions beyond the scope of this license may be available at http://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/pematarbiyah/about/submissions#copyrightNotice.








