Upaya Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Mozaik Di Ra Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru

Muhammad Basri

Abstract


Abstrak

Artikel ini menjawab persoalan upaya meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan mozaik di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru. Dalam hal ini, tidak hanya guru yang berperan, tetapi para orang tua serta masyarakat juga ikut andil dalam meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan mozaik di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru. Apalagi semakin berkembangnya suatu zaman, maka meningkatkan kreativitas anak justru dituntut pada kehidupan bermasyarakat. Tujuan kegiatan yaitu: 1). Siswa memahami seni mozaik, 2). Penulis mampu memberi stimulasi untuk perkembangan potensi seni siswa, 3). Siswa memahami pembuatan desain karya seni mozaik 4). Siswa memperoleh keterampilan tentang seni mozaik. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru. Metode kegiatan pengabdian ini berupa kualitatif dan pelatihan kepada para siswa di RA Darul Arafah Desa Lau Bakeri Kutalimbaru, yang terdiri dari 3 tahap kegiatan yaitu: 1. Tahap persiapan, 2. Tahap pelaksanaan pelatihan, dan 3. Tahap pasca pelatihan. Metode pelatihan yang digunakan dalam pengabdian ini adalah: ceramah, tanya jawab, praktek, dan simulasi. Hasil yang dicapai ialah: 1). Sebanyak 2 kelompok mendapatkan score 85-86 dengan kriteria sangat baik, 2). Sebanyak 2 kelompok mendapatkan score 73-75 dengan kriteria baik, 3) Hampir seluruh siswa memahami tentang konsep seni karya mozaik, 4). Siswa mampu mengembangkan bahan ajar dan mampu membuat karya seni menempel karya mozaik, dengan kriteria mandiri, kreatif, rapi, teknik benar, dan estetik warna serta tema.

Kata kunci: kreatif, mozaik, siswa, pengabdian

 

Abstract

This article answers the question of efforts to increase children's creativity through mosaic activities at RA Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru. In this case, not only teachers play a role, but parents and the community also take part in increasing children's creativity through mosaic activities at RA Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru. Moreover, as an era develops, increasing children's creativity is actually demanded in social life. The objectives of the activity are: 1). Students understand the art of mosaics, 2). The author is able to provide stimulation for the development of students' artistic potential, 3). Students understand the making of mosaic art designs 4). Students acquire skills about the art of mosaics. The target of this service activity is students at RA

Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru. The method of this service activity is in the form of qualitative and training for students at RA Darul Arafah, Lau Bakeri Village, Kutalimbaru, which consists of 3 stages of activity, namely: 1. Preparation stage, 2. Training implementation stage, and 3. Post-training stage. The training methods used in this service are: lecture, question and answer, practice, and simulation. The results achieved are: 1). A total of 2 groups got a score of 85-86 with very good criteria, 2). A total of 2 groups got a score of 73-75 with good criteria, 3) Almost all students understand the concept of mosaic art, 4). Students are able to develop teaching materials and are able to make works of art attached to mosaic works, with independent, creative, neat criteria, correct technique, and aesthetic colors and themes.

Keywords:  creative, mosaic, students, devotion

 


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Asia, Nur Rahim, dkk. 2020. Pengaruh Kegiatan Mozaik Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak pada Kelompok B Taman Kanak-Kanak Nusa Makassar. Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No,1.

Aziz, Safrudin. 2017. Strategi Pembelajaran Aktif Anak Usia Dini. Yogyakarta: Kalimedia.

Bustacchini, Gianfranco. 2012. Gold in Mosaic art and Technique. Gold Bulletin 6.2.

Debeturu, Balandina. 2019. Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun melalui Media Magic Puffer Ball. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol 3.

Muharrar, Syakir. 2013. Kreasi Kolase, Montase, Mozaik Sederhana. Penerbit erlangga.

Muhiyatul, Huliyah. 2016. Hakikat Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Guru Raudlatul Athfal. Vol. 1. No. 1. H. 4.

Mulyalestari, Tri. Keterlibatan KKP-DR UIN Mataram pada masa pandemi Covid-19 dalam upaya mewujudkan kampung sehat di Desa Batutulis. (dalam jurnal Participative Journal (PJ): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 01, No. 02, September 2021 | Page 59-70 E-ISSN 2776-2971 , P-ISSN 2776- sehat 5954, Universitas Islam Negeri Mataram.

https://jurnal.jurmat.com/index.php/pj/article/view/27

Mulyani, Novi. 2018. Perkembangan Dasar Anak Usia Dini. Yogyakarta: Penerbit Gava Media.

Nurharini, Atip, dkk. Jurnal Panjar 2(1). 2020. 1-7: JURNAL PANJAR: Pengembangan Karya Kolase, Montase dan Mozaik Untuk Meningkatkan Kreativitas Guru dalam Pembelajaran SBDP bagi Guru SD. Indonesia: Universitas Negeri Semarang.

https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/panjar/:

Nurhayati Adhani, Dwi. 2017. Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Bermain Warna. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo, Volume 4, Nomor 1.

Sukmawati, Annisa, dkk. 2021. Media Mozaik Untuk Memfasilitasi Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun: Tinjauan Literatur Sistematis. Jurnal P

Sumantri. 2005. Model Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas Dirjen Dikti.




DOI: http://dx.doi.org/10.30829/raudhah.v10i1.1657

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.