Nilai-Nilai Moral Dalam Pertunjukan Wayang Kulit Pada Masyarakat Klaten
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsiikan nilai-nilai moral pada pertunjukkan wayang kulit pada masyarakat Klaten sebagai bagian dari bentuk pelestarian budaya Jawa, melalui kajian literatur dan pendekatan konseptual. Wayang kulit tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan bagi rakyat, tetapi juga sebagai media pendidikan moral yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan menganalisis data dari berbagai sumber-sumber terpercaya. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan nilai-nilai moral yang terkandung dalam pertunjukan wayang kulit secara mendalam. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai moral yang terkandung dalam pertunjukan wayang kulit, seperti kejujuran, kesetiaan, tanggung jawab, dan juga pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut dipahami masyarakat Klaten sebagai pedoman dalam kehidupan sosial atau bermasyarakat. Selain itu pertunjukan wayang kulit memiliki juga memiliki fungsi sebagai media pelestarian budaya lokal ditengah modernisasi yang semakin cepat. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelestarian wayang tidak hanya untuk menjaga identitas budaya, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan pendidikan moral bagi generasi muda. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis literatur, artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti, lembaga pendidikan dalam memahami nilai moral dalam sendi tradisonal jawa khususnya yang berkembang di masyarakat Klaten.
Full Text:
PDFReferences
Ahmad Hidayatullah, S. (2024). Paradigma Dakwah Kultural: Infiltrasi Nilai Ketahuidan melalui Kontruksi Karakter Puntadewa. https://journal.ipmafa.ac.id/index.php/islamicreview/article/view/1111/472
Alfaqi, M. (2022). EKSISTENSI DAN PEROBLEMATIKA PELESTARIAN WAYANG KULIT PADA GENERASI MUDA KEC. RINGINREJO KAB. KEDIRI. Jurnal Praksis Dan Dedikasi Sosial (JPDS), 5, 119. https://doi.org/10.17977/um032v5i2p119-128
Anggoro, B. (2018). “Wayang dan Seni Pertunjukan” Kajian Sejarah Perkembangan Seni Wayang di Tanah Jawa sebagai Seni Pertunjukan dan Dakwah. JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam), 2(2), 122. https://doi.org/10.30829/j.v2i2.1679
Anjani, F. N., & Fahruddin. (2024). Kesenian Wayang Kulit Sebagai Sarana Publikasi Sejarah dalam Penyebaran Islam di Jawa. ASANKA : Journal of Social Science and Education, 5(1), 21–28. https://doi.org/10.21154/asanka.v5i1.7874
Fatma Mia Afifah & Irma Ayu Kartika Dewi. (2025). Islamisasi Simbolik dalam Narasi Wayang pada Masa Konflik Politik Kartasura 1703-1719. Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities, 6(02), 138–155. https://doi.org/10.22515/isnad.v6i02.12058
Hum, S. M., Asmanto, Y., Sn, S., Sn, M., & Janos, P. (2023). MENELUSURI ASAL USUL WAYANG KULIT SEBAGAI WARISAN BUDAYA DI INDONESIA. . . Juni, 5.
Irawan, A. G., Harahap, M. H., Nasution, K. S., Hanafi, M. R., & Khalis, S. A. (2023). Tradisi Pertunjukan Wayang Kulit Bahasa Jawa: Studi Kasus Pertunjukan di Desa Sidoharjo-1 Pasar Miring, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang. Journal Of Human And Education (JAHE), 3(2), 197–202. https://doi.org/10.31004/jh.v3i2.191
Istikomah, E., & Hardiyanto, H. (2021). Tepa salira (tenggang rasa) dalam konteks perdamaian dunia. Kejawen, 5(2), 139–149. https://doi.org/10.21831/kejawen.v1i2.43127
Kamini, T., Firmansyah, A., & Mirzachaerulsyah, E. (2025). Pelestarian Kesenian Wayang Kulit di Kampung Arang Limbung Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Adat Dan Budaya Indonesia, 7(2), 143–152. https://doi.org/10.23887/jabi.v7i2.93627
Kusumastutik, D. R., Anindyarini, A., & Rahadini, A. A. (n.d.). NILAI PENDIDIKAN KARAKTER WAYANG KULIT LAKON INDRAJIT ANAK GUNAWAN SEBAGAI BAHAN AJAR TINGKAT SMP.
Lestari, D., Sugito, P. N., Agustin, S., & Putri, M. F. J. L. (2023). ANALISIS BUDAYA WAYANG KULIT SEBAGAI PENGUATAN KARAKTER CINTA TANAH AIR. Generasi Pancasila, 3, 80–85.
Mulya, F. A., & Fauziah, I. (2024). Nilai Pendidikan Karakter Dalam Pagelaran Wayang Kulit. Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya, 8(1), 56. https://doi.org/10.55115/widyacarya.v8i1.2522
Nur Awalin, F. R. (2019). SEJARAH PERKEMBANGAN DAN PERUBAHAN FUNGSI WAYANG DALAM MASYARAKAT. Kebudayaan, 13(1), 77–89. https://doi.org/10.24832/jk.v13i1.234
Padnobo, H. C., & Nurnani, D. (2024). Sosio Psikologis Dalam Implementasi Fungsi Seorang Dalang. Lakon Jurnal Pengkajian & Penciptaan Wayang, 21(2), 129–135.
(PDF) Studi Literatur: Efektivitas Model Kooperatif Tipe Course Review Horay Dalam Pembelajaran IPA Di Sekolah Dasar. (2025). ResearchGate. https://doi.org/10.29407/jpdn.v7i1.16154
Purwanto, S. (2018). Pendidikan Nilai dalam Pagelaran Wayang Kulit. Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 1–30. https://doi.org/10.21274/taalum.2018.6.1.1-30
Ridwan, A. M., & Ahmad, N. (2025). Penerapan Nilai Nilai Perwayangan Pandawa dalam Implementasi Bimbingan dan Konseling Berbasis Kearifan Lokal. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 4, 675–685. https://doi.org/10.29407/rt8tr577
Ronaldo, P. (2023). KAJIAN NILAI-NILAI FILOSOFIS KESENIAN WAYANG KULIT DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT JAWA. 10.
Sari, E. N., Larassanti, N. K., Dewi, G. A. P. N., Putra, I. G. N. K. Y., & Anom, A. A. (2025). NILAI-NILAI HUMANISTIK HINDU DALAM DIALOG KRISHNA ARJUNA SEBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN KARAKTER SPIRITUAL. Genta Hredaya: Media Informasi Ilmiah Filsafat Hindu, 9(2), 1–15.
Setiawan, E. (2020). Makna Nilai Filosofi Wayang Kulit Sebagai Media Dakwah. Jurnal Al-Hikmah, 18, 37–56. https://doi.org/10.35719/alhikmah.v18i1.21
Subagya, T. (2020). NILAI TRADISI RITUAL DAN MISTIK DALAM PERTUNJUKAN WAYANG KULITPADA ACARA BERSIH-DESA DI KABUPATEN KLATEN JAWA TENGAH. 7.
Sujayantara, I. N. A., Wirawan, K. I., & Muada, I. K. (2021). CERMINAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER TOKOH YUDISTIRA DALAM LAKON SANGUT DADI RAJA OLEH DALANG I MADE SIJA. Batarirupa: Jurnal Pendidikan Seni, 1(2), 16–34. https://doi.org/10.59672/batarirupa.v1i2.1495
Susanto, A., & Mulyono, I. (2019). REKOGNISI WAYANG KULIT MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN.
Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi. 7.
Wildan, M., Tahir, M., Ningrum, A., Zaibintoro, A. P., Sa’adah, L., Mutmainnah, U., & Universitas, S. (2024). Analisis Ancaman Pishing melalui Aplikasi WhatsApp: Review Metode Studi Literatur. Jurnal Nasional Komputasi Dan Teknologi Informasi (JNKTI). https://doi.org/10.32672/jnkti.v7i3.7551
Zahwa, T., Hamidi, A. A. N., Inayah, A. H., & Izzah, L. N. (2025). NILAI-NILAI ISLAM DALAM KESENIAN WAYANG KULIT PADA TOKOH PUNAKAWAN. IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman, 9(1), 42–55. https://doi.org/10.46773/imtiyaz.v9i1.1557
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
INDEXING
Jurnal Tarbiyah by UIN Sumatera Utara Medan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/jurnaltips.
Permissions beyond the scope of this license may be available at http://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/jurnaltips/about/submissions#copyrightNotice.
Sekretariat: Jl. William Iskandar Ps. V, Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20371






