WACANA INTELEKTUAL KEAGAMAAN ISLAM DI INDONESIA DENGAN TIMUR TENGAH

Mohammad Al Farabi

Abstract


This article uses a historical historical approach in studying the “religious intellectual traditions in Indonesia” through scientific contacs between Muslim scholars in the archipelago and leading scholars in the Middle East when they studied Islamic sciences, especially in the Haramayn region (Makkah and Madinah). It was through this scientific contact that a generation of Indonesian Muslim scholars or intellectuals was born who colored the growth and development of scientific activity in the archipelago at the end of the 17th century AD until the 20th century AD. In the end, this scientific contact gave birth to a discourse on Islamic intellectual traditions the developed in Indonesia, among others, the transmission of Islamic sciences, the harmonization of sharia and Sufism, the rise of the study of yellow books, the emergence of works of archipelago scholars, the birth of Islamic educational institutions, and the development of neo-sufism and tarekat teachings in Indonesia. Key words: Discourse; tradition; intellectual-religion.

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Abdullah, Hawash. 1930. Perkembangan Ilmu Tasawuf dan Tokoh-tokohnya di Nusantara. Surabaya: Al-Ikhlas.

Al-A’zhami, Khalid Khalil Hamudy. 1981. Al-Madrasah al-Mustanshiriyah fi Baghdad, Irak: Wizarat al-Tsaqafat wa al-A’lam.

Azra, Azyumardi. 2007. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII: Melacak Akar-akar Pembaruan Pemikiran Islam di Indonesia, Bandung: Mizan.

Azra, Azyumardi. 2002. Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru, Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Azra, Azyumardi. 1992. The Transmission of Islamic Reformism to Indonesia: Networks of Middle Eastern and Malaya-Indonesia ‘Ulama in the Seventeenth and Eighteenth Centuries, Ph.D. Dissertation. Columbia: Columbia University.

Damanhuri. 2010. Akhlak Tasawuf. Banda Aceh: Yayasan Pena.

Daudy, Ahmad. 1990. “Tinjauan atas al-Fath al-Mubin ‘Ala al-Mulhidin Karya Syaikh Nuruddin al-Raniri” dalam Ahmad Rifa’i Hasan, Warisan Intelektual Islam Indonesia. Bandung: Mizan.

Daulay, Haidar Putra. 2009. Dinamika Pendidikan Islam di Asia Tenggara. Jakarta: Rineka Cipta.

Departemen Pendidikan Nasional. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.

Dhofier, Zamakhsyari. 1982. Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3ES.

Djajadiningrat, R.H. 1982. Kesultanan Aceh: Suatu Pembahasan tentang Sejarah Kesultanan Aceh Berdasarkan Bahan-bahan yang terdapat dalam Karya Melayu, terj. Teuku Hamid. Banda Aceh: Depdikbud.

Geertz, Hildred. 1981. Aneka Budaya dan Komunitas di Indonesia, terj. A. Rahman Zainuddin. Jakarta: Yayasan Ilmu Sosial.

Hasbullah. 1996. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Hasbullah, Moeflich (Ed.). 2003. Asia Tenggara Konsentrasi Baru Kebangkitan Islam. Bandung: Fokusmedia.

HS, Mastuki dan El-Saha, M. Ishom (Ed.). 2003. Intelektualisme Pesantren: Potret Tokoh dan Cakrawala Pemikiran di Era Perkembangan Pesantren, Jilid 1-3. Jakarta: Diva Pustaka.

Mas’ud, Abdurrahman. 2006. Dari Haramayn ke Nusantara: Jejak Intelektual Arsitek Pesantren. Jakarta: Kencana.

Ma’ruf, Naji. 1966. Madaris Makkah. Baghdad: Mathba’ah al-Irsyad.

Ma’ruf, Naji. 1973. Madaris Qabl al-Nizamiyyah. Baghdad: Mathba’ah al-Majma’ al-‘Ilmi al-‘Iraqi.

Ma’ruf, Naji. 1966. Nasy’at al-Madaris al-Mustaqillah fi al-Islam. Baghdad: Mathba’ah al-Azhar.

Quzwain, Chatib. 1986. Syaikh Abd Shamad al-Palimbani: Suatu Studi Mengenai Perkembangan Islam di Palembang dalam Abad ke-18 Masehi”, dalam K.H.O. Gadjahnata dan Sri Edi Swasono, Masuk dan Berkembangnya Islam di Sumatera Selatan. Jakarta: UI Press.

Saifullah. 2010. Sejarah dan Kebudayaan Islam di Asia Tenggara. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Solihin, M. 2005. Melacak Pemikiran Tasawuf di Nusantara. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Suharo, Babun. 2011. Dari Pesantren Untuk Umat: Reinventing Ekksistensi Pesantren di Era Globalisasi. Surabaya: Imtiyaz.

Zarnuji, Burhanuddin. 1990. Ta’lim al-Muta’allim: Thuruq at-Ta’allum. Beirut: Dar al-Fikr.




DOI: http://dx.doi.org/10.30829/taz.v10i1.1016

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 TAZKIYA

Creative Commons License

Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Jl. Williem Iskandar Pasar V, Medan Estate.