Unsur-unsur Instrinsik Cerita Pendek Bersiap Kecewa Bersedih Tanpa Kata-kata Karya Putu Wijaya

Tetti Siburian

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan unsur-unsur intrinsik yang terkandung dalam cerita pendek Bersiap Kecewa Bersedih Tanpa Kata-Kata karya Putu Wijaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian dianalisis mneggunakan pendekatan analisis struktural. Hasil analisis menunjukkan bahwa cerita pendek Bersiap Kecewa Bersedih Tanpa Kata-Kata karya Putu Wijaya mempunyai: (1) tema kebahagiaan yang tidak terduga; (2) alur maju pada cerita; (3) mempunyai dua tokoh yaitu: tokoh si Bapak, dan tokoh si Gadis penjual bunga yang juga bersifat protagonis; (4) dari dialog dan deskripsi cerita pendek tergambar penokohan si Bapak yang terlihat egois dan si Gadis penjual bunga yang baik hati; (5) terdapat tiga latar, yaitu: latar waktu dipagi hari, latar tempat di toko bunga dan jalan, serta latar suasana yang terdiri dari suasana bahagia, kesal dan penasaran; (6) terdapat tiga sudut pandang, yaitu: sudut pandang orang pertama, sudut pandang orang kedua, dan sudut pandang orang ketiga; (7) gaya bahasa yang digunakan yaitu hiperbola dan alusio; dan (8) terdapat tiga amanat dalam cerita pendek ini. Amanat yang disampaikan yaitu: berbuat baiklah kepada semua orang dengan ketulusan, luangkan waktu untuk berkumpul bersama orang yang disayangi, dan hargai hasil suatu karya orang lain.

Full Text:

PDF

References


Alifina, Azhar Mulya. 2020. “Bersiap Kecewa Bersedih Tanpa Kata-kata oleh Putu Wijaya.” Sastra Indonesia. Diambil (https://sastraindonesiab.blogspot.com/2020/10/bersiap-kecewa-bersedih-tanpa-kata-kata.html).

Darojat, Achmad, Agis Munafid, dan Ruli Muhammad Rizwan. 2017. “Analisis cerpen Bersiap Kecewa Bersedih Tanpa Kata-kata karya putu wijaya.” Cerita Pendek. Diambil (https://cungukganteng.blogspot.com/2017/11/analisis-cerpen-bersiap-kecewa-bersedih.html).

Hartati, Mesterianti. 2017. “Analisis Cerita Pendek Tugas Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP PGRI Pontianak.” Jurnal Edukasi 15(1):116–27.

Hidayatullah, Ahmad. 2018. “Tema dan Gaya Bahasa Puisi Siswa SMP: Kajian Struktural.” Journal of Language learning and Research (JOLLAR) 2(1):1–11. doi: 10.22236/JOLLAR_2(2)1-11.

Nurgiyantoro, Burhan. 2013. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Puspitasari, Anggun Citra Dini Dwi. 2017. “Hubungan Kemampuan Berpikir Kreatif dengan Kemampuan Menulis Cerpen (Studi Korelasional pada Siswa SMA Negeri 39 Jakarta).” Jurnal SAP 1(3):249–58.

Ratna, Nyoman Kutha. 2015. Teori, Metode dan Teknik Penelitian Sastra. Jakarta: Pustaka Pelajar.

Sapdiani, Ratih, Imas Maesaroh, Pipin Pirmansyah, dan Dida Firmansyah. 2018. “Analisis Struktural dan Nilai Moral dalam Cerita ‘Kembang Gunung Kapur’ Karya Hasta Indriyana.” Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) 1(2):101–14. doi: 10.22460/xxxxxx.

Tarsinih, Eny. 2018. “Kajian Terhadap Nilai-nilai Sosial dalam Kumpulan Cerpen ‘Rumah Malam di Mata Ibu’ Karya Alex R. Nainggolan Sebagai Alternatif Bahan Ajar.” BAHTERA INDONESIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 3(2):70–81.




DOI: http://dx.doi.org/10.30829/eunoia.v2i1.1323

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.