Analisis Semantik Puisi Penerimaan Karya Chairil Anwar

Winda Hutagalung

Abstract


Puisi adalah salah satu karya sastra yang banyak diminati masyarakat dari berbagai kalangan usia. Pesan atau makna yang disampaikan dalam puisi tidak selalu menggunakan kalimat sederhana. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk menganalisis puisi Penerimaan karya Chairil Anwar berdasarkan keilmuan semantik. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif deskriptif. Fokus semantik pada penelitian ini, yaitu: mengenai segi makna leksikal, makna gramatikal, makna referensial, dan makna kias yang terdapat pada puisi Penerimaan karya Chairil Anwar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi Penerimaan karya Chairil Anwar terdiri dari delapan bait dan mempunyai makna semantik sebanyak 6 kata bermakna gramatikal, 26 kata bermakna lesikal, 5 kata bermakna referensial, dan 5 kata bermakna kias. Makna semantik yang terbanyak ditemukan pada puisi tersebut, yaitu leksikal. Hal tersebut karena pengarang menggunakan kata yang memiliki makna sebenarnya atau sesuai dengan kamus, seperti “aku”, “kau” dan “masih”. Akhir dari analisis semantik disimpulkan bahwa puisi ini bercerita tentang kisah cinta seorang laki-laki kepada seorang perempuan yang telah pergi meninggalkannya. Laki-laki tersebut memberikan syarat agar si perempuan mencintainya sepenuh hati jika ia ingin kembali. Laki-laki tidak akan melepaskan perempuannya dan hanya menjadikan perempuan tersebut menjadi miliknya sendiri.

Full Text:

PDF

References


Ismail, E. 2016. “Analisis Semantik Pada Kata Ahzab dan Derivasinya dalam Al-Quran.” Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir 1(2):139–48.

Maisarah, Ade Alawiyah Lubis, Farrel Zahra Vadinda, dan Razita Dayana. 2021. “Pengembangan Media Pop-Up Pada Materi Puisi untuk Siswa Kelas VIII SMP.” EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia) 1(1):67–78. doi: 10.30829/eunoia.v1i1.1151.

Miles, Matthew B., dan A. Michael Huberman. 1994. Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Beverly Hill: Sage Publications Inc.

Muldawati, Angga Saputra, dan Dodi Firmansyah. 2021. “Analisis Semantik Pada Puisi ‘Mata Air’ Karya Herwan FR.” Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia 10(3):279–91. doi: 10.24114/bss.v10i3.30155.

Pardosi, Widiana. 2021. “Analisis Semantik Pada Puisi-Puisi K.H Mustofa Bisri.” Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah.

Pradopo, R. D. 2010. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pratiwi, Desih, Dewi Purnamasari, Fauzizah Nurul Fatimah, dan Latifah Latifah. 2018. “Analisis Semantik Pada Puisi ‘Cintaku Jauh di Pulau’ Karya Chairil Anwar.” Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) 1(2). doi: 10.22460/p.v1i2p%25p.202.

Salmaa. 2021. “Penelitian Deskriptif: Pengertian, Kriteria, Metode, dan Contoh.” deepublish: Cerdas, Sukses, Mulia, Literasi Generasi. Diambil (https://penerbitdeepublish.com/penelitian-deskriptif/#:~:text=Metode deskriptif verifikatif adalah metode,temuan fakta-fakta di lapangan.).

Siregar, Elitaria Bestri Agustina, dan Mulyadi. 2021. “Ujaran Kebencian: Kajian Semantik.” Jurnal KANSASI 6(1):22–32. doi: 10.31932/jpbs.v6i1.1081.

Wijayanti, Beti, Chindyana Laurica, dan Khoirun Nisa. 2021. “Semantik dan Aplikasinya Pada Struktur Kalimat dalam Bahasa Jawa di Desa Srimulyo Kecamatan Belitang Mulya.” Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 3(1):33–43. doi: 10.30599/spbs.v3i1.845.




DOI: http://dx.doi.org/10.30829/eunoia.v2i1.1322

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.