PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI SISWA KELAS X MAN KISARAN

Ikke Nurjanah Sinaga

Abstract


"> Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap keterampilan berkomunikasi siswa. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah
quasi eksperimental design dan menggunakan model nonequivalent control group design. Sebelum diberi treatment atau perlakuan, baik kelompok eksperimen atau kelompok kontrol diberi test yaitu berupa pretest. Dengan maksud untuk mengatahui keadaan kelompok sebelum diberikan treatment atau perlakuan. Kemudian untuk kelompok eksperimen diberi berupa treatment atau perlakuan sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Kemudian setelah diberikannya treatment pada kelompok eksperimen diberikan kembali tes pada kelompok eksperimen dan juga pada kelompok kontrol yang tidak diberi treatment berupa Posttest, untuk mengetahui keadaan kelompok eksperimen setelah diberikannya treatment. Dari hasil analisis statistik dengan uji- t, diketahui bahwa adanya perbedaan keterampilan berkomunikasi yang signifikan antara kondisi posttest kelompok kontrol dan posttest kelompok eksperimen yang ditunjukkan oleh rata rata hasil posttestkelompok kontrol sebesar = 138.73 dengan keofisien sebesar 3.797 dengan α> 0.05 dan kelompok eskperimen yang dirunjukkan oleh rata-rata = 143.73 dengan koefisien sebesar 28.454 dengan α > 0.05. Dilihat dari rata-rata menunjukkan bahwa keterampilan berkomunikasi di kondisi posttest kelompok ekperimen mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan kondisi postest kelompok kontrol. Ini artinya bahwa layanan bimbingan kelompok memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan berkomunikasi sebesar = 24.675.


Kata Kunci: Layanan Bimbingan Kelompok, Keterampilan Berkomunikasi


Full Text:

PDF

References


Achmad Juntika Nurihsan, (2009). Bimbingan dan Konseling dalam Berbagai Latar Kehidupan,

Bandung: Refika Aditama.

Arina Fithriyana& dkk, (2014) Bimbingan Kelompok dengan Teknik Permainan simulasi untuk

Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi Antar Pribadi Siswa, Jurnal Bimbingan

Konseling, (Semarang : Jurusan Bimbingan Konseling Program Pascasarjana Universitas

Negeri Semarang.

Azwar Saifuddin (2007). Metode Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Belajar.

Dewa Ketut Sukardi & Nila Kusmawati, (2008). Proses Bimbingan dan Konseling di Sekolah,

Jakarta: Rineka Cipta.

Evi. Susanti, (2017). Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Diskusi Kelompok

dalam Meningkatkan Komunikasi Antar Pribadi Peserta Didik Kelas XI IPS 1 SMA AlAzhar Bandar Lampung. Lampung : UIN Bandar Lampung.

Hafied Cangara, (2010). Pengantar Ilmu Komunikasi, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Lahmuddin, (2006). Konsep-Konsep Dasar Bimbingan Konnseling, Bandung : Citapustaka

Media.

Tohirin, (2013). Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan madrasah (Berbasis Integrasi),

Jakarta: Rajawali Pers.

Widjaja, (2000) Ilmu Komunikasi (Pengantar Studi), Jakarta : Rineka Cipta.

Zaenal Mukarom dan Rusdiana, (2017) Komunikasi dan Teknologi Informasi Pendidikan,

Bandung : Pustaka Setia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.